Solo traveling ke Bali, aman nggak sih?

selfie di spion motor

Bon Voyage! Solo traveling menjadi salah satu hobiku dalam 3 tahun ke belakang. Di tahun 2021 tercapai impianku untuk solo traveling ke Bali. Setelah sebelumnya di 2019 aku berkesempatan untuk solo traveling ke Korea.

Setelah melakukan solo traveling ke Korea, kali ini aku melakukan perjalanan sendirian ke Bali. Aman nggak, sih? Kan biasanya dalam negeri lebih em… Simak terus ceritaku yaaaa!

Awal rencana

Bukan aku nggak ngajak temen, tapi temenku nggak bisa diganggu jadwalnya. Sebelum ngajak temenku, aku juga akan memutuskan untuk solo traveling ke Bali. Awalnya agak insecure juga sendirian ke Bali tuh aman nggak yah, apalagi aku perempuan, kan. Namun, memang rezekinya berkata lain, aku akhirnya pergi sendiri ke Bali. So excited!

KTP ilang di bandara Soetta…

Ada tuh dramanya di hari pertama 🙂 setelah melewati proses screening, aku menuju gate karena 25 menit lagi harus take off. Eh apalah dikata, pas diminta KTP sama boarding pass, KTP GUE ILANGGGGG. PANIK GAK? PANIK DONG NGACOOO! aku ulangi langkah yang bekas aku lewati dimana aja, aku cari dari mesin screening sampai perjalanan menuju gate, nggak ada.
“Panggilan kepada Annisa Syifarani untuk menaiki pesawat Citilink QG-682” udah dipanggil suruh masuk pesawat. Udah lah pasrah aja akhirnya balik ke gate, mau bilang “Mas, saya adanya fotokopian KTP aja, gapapa ya”. Tapi takdir berkata lain, KTPku ada di penjaga gate-nya. Ada yang nemuin dan dikasih ke gate katanya. Alhamdulillah, terima kasih orang baik. Aku bisa deh solo traveling ke Bali 🙂

Pesan GoCar

Setelah ambil bagasi di Ngurah Rai Int’l Airport, aku pesen GoCar menuju Uluwatu. Aku mengajak bicara sang driver, kami mengobrol tentang kondisi Bali yang terpuruk dalam beberapa tahun ini. Kami sempat mampir ke SPBU, dan aku sempat mampir ke Circle K untuk membeli kebutuhan di penginapan nanti. Tidak ada hal yang spesial, akhirnya aku sampai di Tempekan Heritage Uluwatu.

Seni dari solo traveling ke Bali, bisa berinteraksi dengan warga lokal

Rental motor di Uluwatu

Dan setelah searching di Google, aku mendapatkan rental motor di Uluwatu motor Vario 110 CW dengan harga Rp55ribu/hari (x2 hari) + biaya antar-jemput ke penginapan Rp40ribu, total sewa motor di Uluwatu Rp150ribu. Sudah termasuk helm dan jas hujan. Kalau kalian mau rental motor, bisa ke nomor ini ya 0819-9915-3113

Tempekan Heritage

Sampai di penginapan, aku disambut oleh staff yang kebanyakan adalah perempuan. Bahkan aku sempat memesan makanan di malam hari, yang mengantarnya pun juga merupakan staff perempuan.

Naik motor sendirian

di Uluwatu sungguh sepi banget jalanannya, aku orangnya cukup sensitif kalau ada sesuatu. Tapi saat di Bali sendirian, aku nggak pernah ada perasaan kalau ada orang yang ingin merugikan aku. Dan bener aja, saat aku di sana syukurnya nggak ada orang yang macem-macem atau aneh.
Bahkan aku sempat nyasar pas ingin ke Batu Jaran Hill, bersyukur ada warga lokal yang kasih tau jalan yang bener ke arah mana.

Get interact with the people and be aware with them. It’s not because they’re dangerous but you only have yourself and you have to mind yourself.

-Hervoyagez

Motor jatuh di dekat tebing Batu Jaran Hill

Another drama has coming. Nggak ada satu orangpun di sana, hanya aku sendirian, bener-bener sendiri. Seharusnya aku memakirkan motorku sebelum tanjakan, namun karena insecure, aku dekatkan motor dengan posisi tebing supaya masih dalam pandanganku. Alih-alilh justru parkir di bagian tanjakan.

Saat ingin pulang dan motor menuju ke atas, nggak bisa, medannya terlalu susah. Atau motornya bakal ke bawah mendekati spot tebing. Saat ingin aku arahkan motor ke tanjakan, motor tersebut sengaja aku jatuhkan karena bingung bukan kepalang harus gimana lagi.

Kalau dipikir ngeri juga ye sendirian kayak gitu dan kejadiannya kayak gitu pula, tapi konyol juga 😂

Memecahkan solusi sendiri

Ketawa di penderitaanku sendiri, supaya nggak panik sama sekali agar bisa berpikir.
Lalu muncul ide untuk mencari di Google Maps lokasi terdekat dari Batu Jaran Hill apakah ada penginapan. Aku mencoba menelpon penginapan A, tidak diangkat. Hingga menelpon penginapan B akhirnya diangkat.
“Mas, maaf banget saya nggak mau pesan kamar, tapi bisa bantu tolong saya? Saya jatuh di deket tebing Batu Jaran”, aku menelpon. Dan Mas-nya menjawab, “Mba-nya sendiri? dimananya, Mba?”. “Iya, Mas sendiri. di deket tebingnya, Mas. ke sini aja nanti pasti ngeliat saya”– *pip pip pip* pulsaku abis hahaha. Beruntung masih punya kuota dan baterai hape, aku bikin video untuk merekam sebuah kejadian konyol itu.

Setelah dibantu oleh Mas-nya, aku memberikan sedikit hadiah namun ditolak. Astungkara, Mas-nya baik banget, semoga dilancarkan rezekinya dan sehat selalu ya, Mas.

Barang-barang yang wajib dibawa!

Karena sendiri jadi jauh lebih insecure, aku menyiapkan beberapa barang yang selalu aku bawa saat solo traveling:

  • Smartphone
  • Airpods
  • Tisu basah
  • Powerbank + kabel
  • Minum
  • Makanan ringan/permen
  • Uang cash
  • P3K (hansaplast, dll)
  • Tripod
  • Kamera
  • Pulpen

Usahakan ada benda yang agak tajam yang kamu bawa, just in case…

Masih ngerasa kurang aman? Ikuti beberapa tips berikut. Ceus!

Punya support system yang baik

Manusia bukan makhluk individu, meskipun kamu pergi sendirian, tetap get in touch sama teman atau support system-mu! Beri kabar ke mereka dimana kamu menginap dan sebisa mungkin hape jangan sampai mati, ya.

Nggak perlu diceritain semuanya. Cukup ceritain apa yang kamu alami hari ini dan ada kejadian seru apa yang kamu telah lewati.

“Saya pergi sama temen”

Saat kamu ke suatu tempat, pasti ada seseorang yang bertanya “sendirian aja?” ya karena mereka ngeliat kamu sendiri. Ada baiknya kamu siapkan beberapa jawaban untuk melindungi diri kamu sendiri, seperti:

  • “Sama temen nih, tuh lagi nunggu di sana”
  • “Lagi nunggu temen mau nyusul”

Please remember, don’t trust anyone.

Aku awalnya nggak lahir jadi pemberani. Tapi karena masih muda dan sadar hidup nggak lama, tanpa berpikir panjang aku langsung kabulkan keinginanku untuk kebahagiaanku sendiri.

Don’t thinking too much, just do it! Reach your opportunity and get your dreams to be come true

-Hervoyagez

You Might Also Like

Leave a Reply