Por Aqui: Hotel Mexicana di Tengah Jogja

Bon Voyage! Que pasa? Setidaknya berkat Netflix, aku jadi paham bahasa Mexico/Spanyol dikit-dikit hahaha. Kali ini aku akan membawakanmu ke dalam tema Mexicana, por que? alias, Hah ngapa sik? Hari ini aku ke Jogja, yes!
Lah ke Jogja ngapa jadi Mexicana gini? Karena aku menemukan hotel dengan tema Mexicana atau Espanola di tengah Jogja, Por Aqui.

Hotel nyentrik di tengah Jogja

Ketika kamu sampai di depan resepsionis hotel ala-ala Mexico ini, kamu akan disambut dengan kalimat tanya tersebut (Que pasa? = Apa kabar?). Hotel yang menurutku super unik di antara hotel lain di Yogyakarta. Sampai sekarang aku appreciate mereka berani bikin sesuatu yang beda di tengah tempat penginapan dengan gaya otentik atau minimalis. Kudos!

Por Aqui Jogja.1
Lobby Resepsionis Por Aqui Jogja

Baca sebelumnya: Seven Havens Residence, Lombok. Panorama 360 derajat di Selong Belanak

Dari Jakarta ku naik kereta Argo Dwipangga dan turun di stasiun Tugu Yogyakarta pukul 15.40, tanpa melakukan banyak hal, aku pesan GoCar secara manual di luar stasiun (depan Arte Hotel) dengan tarif Rp19.000 menuju Por Aqui. Konon Por Aqui Jogja merupakan hasil renovasi dari hotel lama, yang baru rampung bulan Oktober lalu dan dikemas menjadi ala-ala Mexicana– disulap jadi vibes kayak di film Disney, COCO. Hahaha

Warna-warni Por Aqui

Seluruh aspek interior dan eksterior dari Por Aqui Jogja penuh dengan warna, kalau kamu nggak gitu masalah tidur dengan warna-warni dan mau foto buat nambahin stok feeds Instagram, Por Aqui lah tempatnya!

Por Aqui Jogja.2

Sebelum melewati resepsionis, kamu akan melewati bagian restoran Por Aqui. Dibuka untuk umum, jadi kalau kamu ingin sekadar makan aja bisa tinggal masuk dan juga bisa sekaligus foto-foto di area kolam renang hotel.

Por Aqui Jogja.3
Resto Por Aqui

Setelah check in di resepsionis, aku menggeret koper sendiri ke lantai 2 tanpa bantuan staff. Sepertinya dampak pandemi, jumlah staff-nya pun dibatasi ya. Meskipun rasanya bisa minta tolong dibawakan oleh staff dan jangan lupa dengan tip, ya!

Tipe Kamar ‘Lora Room’

Aku memilih tipe kamar yang rate harganya paling rendah, Rp468.000 include breakfast. Lora Room 12. Langsung masuk ke dalam kamar, agak terkejut karena space-nya nggak gitu luas untuk ukuran bawa koper 28inch ke atas. Pencahayaannya juga gelap karena jendelanya pun jenis kaca tebal dan juga banyak warna, jadi sinar matahari nggak langsung masuk ke dalam. Kamarnya cukup untuk sendiri, berdua juga masih oke, kalau bertiga dicukup-cukupin aja :’)

Por Aqui Jogja.4

Fasilitas di kamar: Netflix & YouTube

Yang bikin seru, kamu nggak akan bosen nih kalau udah di kamar karena ada fasilitas TV dengan Netflix dan YouTube. Semua fasilitas ini free, walau kamu nggak punya akun Netflix, hotel ini udah nyediain kok. Di dalam kamar juga udah disiapin botol 1 liter buat minum air mineral yang bisa di-refill di restoran.

Bagian penting dari hotel yaitu kamar mandi, sama kayak di kamar, pencahayaannya kurang. Atau ini emang udah bagian dari konsepnya, ya? Toiletnya bersih, nggak gitu sempit, ada 3 variasi sumber air. 2 jenis shower yang berbeda, dan 1 keran. Semuanya fleksibel bisa diatur ya.

Por Aqui Jogja.5

Lucu deh bahan shower/keran-nya ini, warnanya gold gitu, gumush!

Ada part minus-nya di toilet ini, entah kenapa air panasnya tuh panas banget. Aku pikir emang aku yang norse (norak sekale), ternyata saat aku adjust ke air hangat emang nggak berubah sama sekali. Sekalinya panas, panas banget. Dibuat netral nggak bisa, jadinya air dingin banget. Semoga hal ini bisa diperbaiki sama manajemennya ya.

Wastafel dan kaca princess

di sudut lain bagian kamar juga terdapat wastafel dan kaca princess, yang menurutku kayanya nggak ada gapapa karena “apa nggak lebih baik space-nya buat taruh koper aja? :’)”

Kita sebut aja kaca princess soalnya, nih, cute banget kan! ><

Spot view terbaik buat foto-foto bisa dilihat dari lantai 2 kalau kamu mau ambil foto kayak gini.

Por Aqui Jogja.6

Dan ini kalau kamu ambil foto dari bawah

Untuk mendapatkan waktu terbaik buat foto, kamu harus standby jam 6 pagi. Kalau udah sore pasti bakal saingan sama pengunjung dari luar hotel. Foto bagus nggak dapet, yang ada bete doang jadinya deh nanti..

Lokasinya ada di Jl. Prawirotaman, biasa disebut kampung turis. Yap, karena kebanyakan turis memilih untuk tinggal di sini dan kemudian di Malioboro.

Ohya, di sekitar Por Aqui Jogja, kamu bisa explore ke beberapa tempat, lho. Ada Via Via Bakery dan Tempo Gelato. Koper kamu juga bisa dititipin di bagian resepsionis Por Aqui selagi kamu keluar buat explore tempat di Jl. Prawirotaman ini.

Aku pribadi pengin balik ke Por Aqui Jogja lagi sih buat sekadar foto-foto bareng temen. Kalau untuk nginep lagi, lebih memilih cari penginapan lain yang belum pernah dituju sih.

Como? Tertarik nggak sama Por Aqui? Lucu ya tempatnya, worth the price kok!

You Might Also Like

2 Comments

  1. Gallant

    Kalo diliat dari foto-fotonya kok cakep amat, tapi begitu lihat harganya cukup shock sih dibanderol hampir 500rb. Apalagi dengan kamar yg nggak terlalu luas. Mungkin emang yg dijual adalah suasananya kali ya? Atau mungkin karena masuk peak holiday ya jadi mahal?
    Kemarin pas nginep sini, sekamar diisi berapa orang, Mbak?

    1. Hervoyagez

      Setuju Mas Gal! menurut aku kenapa bisa semahal itu karena betul mereka ngejual suasananya. Kemudian emang posisinya juga ada di Jl. Prawirotaman alias tempat turis internasional berlalu-lalang. Bisa jadi karena peak holiday yah, di tgl lain (Januari) bisa dapet harga di Rp418 ribu (lebih murah Rp50 ribu)
      Dan kemarin nginep di sini diisi 3 orang, masih bisa tidur nyenyak dengan kasur ukuran queen. Hahaha

Leave a Reply