Camping di Ranca Upas: Sunrise Terindah di Bandung!

Bon Voyage! Camping menjadi salah satu aktivitas outdoor yang banyak diminati belakangan ini sejak pandemi, eh bener nggak sih? Kalau cek di media sosial, pasti banyak deh berseliweran konten camping. Apalagi camping di Ranca Upas.


Sejak Ranca Upas ditutup karena PPKM 2021 lalu yang terus diperpanjang, media sosial resmi @ranca_upas mengumumkan bahwa telah dibuka kembali sejak Oktober 2021 lalu, akhirnya aku dan temanku berangkat camping ke Ranca Upas.

Apa aja sih yang bisa dirasakan saat camping di Ranca Upas? Dan apa aja fasilitasnya? Simak terus yaa!

Merasakan suhu hingga 14 derajat celsius, nggak perlu hiking ke gunung!

Biasanya cari tempat yang dingin di Bandung tuh kalau nggak Dago ya Lembang, dan itu menurutku udah cukup adem dan sejuk. Tapi ternyata di Ranca Upas jauh lebih dingin lagi, lho! Saat di sana aku lihat aplikasi Weather di hpku, dinginnya sampai 16 derajat celsius. Wah kacau sih dingin banget aslik!

Dan ternyata, Ranca Upas memiliki ketinggian 1700mdpl. Nggak heran… jangan anggap remeh jaket tebal ya, khususnya kamu yang nggak tahan dingin. Jangan lupa siapkan jaket tebal sebelum camping di Ranca Upas.

Sunrise seperti ada di negeri dongeng

Bangun lebih pagi di jam 04.30

Iya aku paham betul rasanya bangun pagi di suhu 16 derajat celsius itu berat ya wak, tapi coba diusahain deh bangun jam 4.30 untuk siapin peralatan supaya bisa hunting sunrise yang berwarna oranye keungu-unguan ini

Sunrise di Ranca Upas

Menikmati Milkyway!

Kalau malam, kamu bisa melihat banyak bintang-bintang dan galaksi :”).

Menyewa tenda di @ranca_upas

Kapasitas tenda untuk 4 orang

Tenda ini kami sewa langsung melalui Instagram @ranca_upas dengan total Rp684 ribu atau per orang membayar Rp171 ribu. Fasilitas yang kami dapat adalah sebagai berikut:

  • Tenda kapasitas 4 orang + dipasangin
  • Sleeping bag + 2 bantal bulu + 1 karpet bulu
  • 1 ikat kayu bakar untuk api unggun (selebihnya bisa membeli lagi di warung atau Mamang pemasang tenda)
  • Tiket masuk Rancaupas, tiket masuk spot wisata Ranca Upas, parkir
  • Tidak termasuk biaya kamar mandi
  • Selengkapnya cek di Instagram @ranca_upas

Review Tenda (7/10)

Keuntungan dari menyewa tenda langsung di pengelola Rancaupas adalah hampir seluruh biaya fasilitas yang disediakan sudah termasuk dari biaya menyewa tenda. Namun kami mengalami beberapa kekurangan, seperti:

  • Sleeping bag lembab dan bau. Baunya seperti jas hujan yang terkena air dan disimpan di tempat lembab.
  • Sleeping bag tentara. Kami tidak mempermasalahkan milik siapa, namun tidak ada komunikasi terkait fasilitas ini.

Perihal sleeping bag ini krusial, karena digunakan untuk tidur. Sebaiknya pengelola memperhatikan lebih terkait higienis terhadap pelanggan.

Warung serba serbi: bakso, nasi, kayu bakar, penyewaan perlengkapan camping pun ada.

Warung Plamboyan

Satu dari banyaknya warung di Ranca Upas yang kami datangi untuk makan. Banyak pilihan makanan yang disajikan, pada akhirnya kami memilih bakso malang untuk disantap. Harganya cenderung wajar untuk harga makanan di tempat wisata, sekitar Rp20 ribuan.

Kayu untuk persediaan api unggun kamu habis? Warung-warung menjual dengan harga Rp15 ribu, lain halnya jika membeli melalui Mamang yang mendirikan tenda rental, mereka cenderung mark up harga menjadi Rp20 ribu.

Menu yang disajikan, tanpa informasi harga.

Selain makanan dan minuman, warung Plamboyan dan warung lainnya juga menyediakan penyewaan perlengkapan camping seperti tenda, nesting, sleeping bag dan lain-lain.

Baca juga: Cafe Ecogreen di Bekasi

Kebun Stroberi

Saat aku ingin ke toilet di warung-warung yang berjejer, aku dikagetkan oleh luasnya kebun stroberi yang terdapat di belakang warung-warung. Gilak, bener-bener eyegasm. Seger banget liat perkebunan stroberi ini. Yang aku belum tau informasinya, apakah ini kebun milik warga atau pemilik pengelola bumi perkemahan Ranca Upas? Rasanya kemungkinan besar milik pengelola sih ya

Anyway, stroberi sebesar itu (foto di atas) dibanderol dengan harga Rp30 ribu. Bahkan ada pilihan stroberi yang lebih kecil dengan harga Rp5 ribu aja!

Kamar mandi untuk umum: air hangat

Kamu nggak perlu khawatir kedinginan dan jadinya malas mandi :p. Ranca Upas memiliki beberapa spot kamar mandi dengan air hangat yang sangat cukup untuk mandi. Dan jangan lupa untuk membawa uang kecil min. Rp2 ribu untuk menggunakan fasilitas kamar mandi ya.

Antrean cenderung banyak di kamar mandi ini, sebaiknya gunakan sebelum ‘terlambat’ deh hahaha

Onsen, pemandian air hangat

Air panas asli dari belerang, sumber berasal dari Kawah Putih

Info dari pegawai Ranca Upas, air panas Onsen ini berasal dari belerang Kawah Putih. Posisi Kawah Putih juga nggak jauh sih dari Ranca Upas.

Onsen dibuka mulai dari jam 6 sore – 6 pagi (weekend) dengan harga Rp28 ribu per orang.

Dari bumi perkemahan ke Onsen jaraknya cukup jauh, menghabiskan waktu 17 menit dengan berjalan kaki. Pulangnya kami nggak sanggup jalan kaki ditambah udah lewat jam 12 malam juga 🙂 beruntungnya pihak pengelola bisa memanggil tukang ojek untuk mengantar kami ke tenda. Tarifnya nembak, kalau nggak salah Rp50 ribu per motornya.

Aktivitas kami saat camping di Ranca Upas

Kesimpulannya: wah sedeng sih dinginnya kayak di gunung coyyyy! Pelaku camping di sini juga banyak banget penikmatnya, nggak khawatir sepi. Fasilitasnya cukup lengkap dan lingkungannya cenderung bersih.

Gimana, tertarik buat camping di Ranca Upas nggak?

You Might Also Like

Leave a Reply